Aku ingat sekali ketika kamu merangkulku di saat ku terpuruk olehnya.
Rangkulanmu itu sangat hangat dan membuat hatiku menjadi hidup kembali.
Membuat puing-puing hatiku yang sebelumnya hancur, menjadi utuh
kembali. Aku tidak tau apa yang ku rasakan saat itu. Yang jelas, aku
sangat nyaman ketika kamu mengatakan "ada aku disini yang selalu bisa mendengar ceritamu".
Apakah itu terlihat salah? Aku berlari kepadamu disaat kekasihku tak
bisa membangunkan aku. Disaat kekasihku lah yang membuatku mengeringkan
air mataku di pelukanmu.
Dan akhirnya kekasihku pun tau tentang keberadaanmu dan mencoba mencari tau tentangmu, aku pun lebih memilih menjauhimu. Tapi semua itu ku lakukan bukan bermaksud untuk meninggalkan kamu dan membuatmu merasakan bahwa aku datang hanya disaat aku butuh saja, disaat aku hanya terjatuh saja, tapi semua itu aku lakukan demi kebaikan kamu. Agar tak ada yang salah paham dengan kita. Agar semuanya baik-baik saja. Tapi apalah daya ketika caraku berlari kepadamu akhirnya membuat hatimu tersentuh dan menggetar menandakan engkau jatuh cinta denganku. Dan membuat masalah baru antara aku, kamu dan dia.
Sebenarnya tidak ada yang salah dengan kamu. Tidak ada yang salah dengan
cintamu. Kamu hanya terjebak dalam suatu cerita yang seharusnya tak ada
kamu didalam cerita itu. Yang seharusnya tak membuatmu terluka karena
rangkaian alur cerita yang salah itu. Semua itu sebabku.
Aku yang memasukan kamu ke dalam ceritaku, aku yang menggandeng kamu ke
dalam masalahku. Aku pun tau aku lah penyebab masalah dari cerita ini.
Tapi apa yang seharusnya aku lakukan ketika semua sudah terlanjur
memanas? Apa yang harus aku lakukan ketika dia beranggapan bahwa kamu
lah akar dari masalah ini. Bukannya aku hanya bisa diam saja, bukannya
aku tak menganggap kamu dan melupakan semua yang sudah kamu lakukan
untukku, tapi aku masih belum tau bagaimana caranya agar tak ada yang
merasa tersakiti dan dirugikan.
Tolong mengerti untukku! Aku miliknya, dan maafkan sikapku yang membuatmu terluka akibat cinta yang kamu punya untukku. :')
Kamis, 24 Oktober 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tak Bernama
Awalnya tidak pernah terpikirkan olehku, tentang kamu... Tentang kamu yang buat aku bahagia disaat sepi itu menghantuiku. Aku memang sangat ...
-
Tersakiti dalam harapan terhina dalam ketidakpedulianmu panah itu.. menembus hatiku.. namun bukan bahagia.. seperti racun mengumpat.. ...
-
Kita sudah saling lama mengenal. Dan selama itu pula aku menyimpan perasaan yang dalam terhadapmu. Aku masih tidak ingin mengungkapkannya, ...
-
Assalam... Oke guys! Gue mau cerita kisah lucu antara gue sama temen gue. Sebenernya ini cerita tuh udah lama. Tapi baru gue tulis diblog s...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar